Mau Tahu Sepatu Sepak Bola Paling Mahal di Dunia?

Skill tinggi dan fisik yang kuat, ternyata belum cukup lengkap bagi pemain-pemain bintang sepakbola dunia untuk beraksi diatas lapangan. Masih ada satu lagi yang mereka perlukan, yaitu sepasang sepatu sepak bola. Sepatu diibaratkan sebagai jubah jirah yang melapisi kaki-kaki para pemain sepakbola. Tentunya semakin tinggi kualitasnya, maka semakin baik pula performa pemakainya di lapangan. Adapun banyak bermunculan produsen sepatu sepak bola dengan brand mereka sendiri-sendiri. Dimana harga dari brand yang bertebaran di pasaran, ditentukan dari kualitas sepatu sepak bola yang diproduksi. Lalu, mau tahu sepatu sepak bola dari brand mana yang menyandang predikat paling mahal di dunia? Berikut adalah 10 sepatu sepak bola yang dicap paling mahal di dunia.

10 sepatu sepak bola dengan harga paling mahal di dunia

10. Adidas F50 Adizero

 

Sepatu Sepak Bola Adidas F50 Adizero
Sepatu Sepak Bola Adidas F50 Adizero

Sepatu sepak bola keluaran Adidas ini, berada di urutan ke 10 dengan harga bandrol mulai dari Rp 800,000. Kelebihan dari sepatu yang satu ini adalah bobotnya yang ringan, karena secara ergonomis, Adidas F50 Adizero ini didesain dengan struktur sepatu lari. Selain itu, desain tampilannya pun dibuat sangat nyentrik dan ‘eye catching’. Berat dari sepatu jenis ini cuma sekitar 150 gr. Salah satu bintang sepakbola dunia yang pernah memakainya adalah Lionel Messi.

9. Adidas Predator Instinct

Sepatu Sepak Bola Adidas Predator Instinct
Sepatu Sepak Bola Adidas Predator Instinct

Selanjutnya, ada Adidas Predator Instinct. Berbahan kulit asli secara mayoritas, membuat sepatu ini sangat menyatu dengan kaki si pemakai. Berat dari sepatu jenis ini sekitar 277 gr. Dengan kualitas yang ditawarkan, sepatu keluaran Adidas yang satu ini dijual dengan harga mulai dari 850,000 di pasaran. Salah satu pemain yang pernah mengenakannya adalah Mesut Ozil.

8. Adidas Nitrocharge

Sepatu Sepak Bola Adidas Nitrocharge
Sepatu Sepak Bola Adidas Nitrocharge

Masih diisi oleh sepatu sepak bola keluaran brand Adidas. Adidas dengan seri Nitrocharge ini dikatakan mampu menghasilkan bola yang melesat dengan kecepatan tinggi dan lebih terukur, saat ditendang. Biasa sepatu ini seringkali menjadi favorit para gelandang. Berbobot 238 gr, Adidas Nitrocharge dijual dengan harga mulai dari Rp 856,000. Sepatu ini pernah dikenakan oleh gelandang dan kapten Liverpool, Steven Gerrard.

7. Nike Superfly

Sepatu Sepak Bola Nike Superfly
Sepatu Sepak Bola Nike Superfly

Sepatu sepak bola yang berada di ranking 7, ternyata diduduki oleh brand Nike. Dibuat dengan teknologi keluaran Nike terbaru, yakni ACC Weather Control. Atau dengan kata lain, sepatu ini bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan yang ditapakinya. Baik disaat rumput dalam kondisi basah, maupun dalam kondisi kering. Adapun, membuatnya menjadi sepatu sepak bola yang minim resiko slip saat dipakai pemain untuk bermanuver. Dengan kelebihannya tersebut, Nike Superfly banyak diminati para striker. Seperti halnya Zlatan Ibrahimovic. Selain itu, bobotnya pun juga sangat ringan. Yaitu, cuma 180 gr. Di pasaran, sepatu sepak bola jenis ini dijual dengan harga mulai dari Rp 2,500,000.

6. Nike Magista Obra

Sepatu Sepak Bola Nike Magista Obra
Sepatu Sepak Bola Nike Magista Obra

Kelebihan sepatu sepak bola keluaran Nike yang satu ini adalah cocok dikenakan oleh pemain di segala posisi. Memiliki teknologi sepatu lari yang tinggi dengan bobot 200 gr, membuat Nike Magistra Obra sangat dipakai berlari bolak-balik lapangan. Nike Magistra Obra dilepas dipasaran dengan harga mulai dari Rp 4,156,000. Salah satu bintang sepakbola yang mengenakannya adalah kiper Joe Hart.

5. Nike Tiempo

Sepatu Sepak Bola Nike Tiempo
Sepatu Sepak Bola Nike Tiempo

Simple dan mewah. Itu kesan pertama yang ingin diperlihatkan oleh Nike Tiempo. Dijual di pasaran dengan harga banrol mulai dari Rp 4,579,000. Sepatu sepak bola berbahan dasar kulit kangguru ini, mampu membuat pemakainya menguasai bola dengan baik. Dalam kondisi rumput yang basah maupun kering, Nike Tiempo siap diapakai untuk bermanuver di lapangan. Berbobot 230 gr dan biasa dikenakan oleh para pemain bertahan dan kiper. Salah satunya adalah Andrea Pirlo.

4. Nike Hypervenom

Sepatu Sepak Bola Nike Hypervenom
Sepatu Sepak Bola Nike Hypervenom

Nike Hypervenom menjadi sepatu sepak bola favorit para striker, diantaranya adalah Wayne Rooney. Memiliki kualitas yang hampir mirip dengan Nike Magistra Obra, namun berada selevel diatasnya. Dilepas di pasaran dengan harga jual mulai dari Rp 4,600,000.

3. Puma EvoSpeed

Sepatu Sepak Bola Puma EvoSpeed
Sepatu Sepak Bola Puma EvoSpeed

Puma EvoSpeed menduduki urutan bontot 3 besar sepatu sepak bola paling mahal di dunia. Dengan bobotnya yang hanya 192 gr, sepatu keluaran Puma ini mampu meningkatkan kecepatan berlari pemakainya. Salah satu bintang sepakbola yang mengenakan Puma EvoSpeed adalah Antoine Griezmann. Dijual di pasaran dengan harga mulai dari Rp 4,610,000.

2. Puma EvoPower

Sepatu Sepak Bola Puma EvoPower
Sepatu Sepak Bola Puma EvoPower

Hampir mirip dengan Puma EvoSpeed, namun memiliki kualitas 1 level diatasnya. Puma EvoPower dijual dengan harga Rp 4,630.000. Salah satu bintang sepakbola yang pernah mengenakannya adalah Sergio Aguero.

1. Warrior Skreamer

Sepatu Sepak Bola Warrior Skreamer
Sepatu Sepak Bola Warrior Skreamer

Akhirnya, sampai juga ke posisi juara. Warrior Skreamer saat ini memegang predikat sebagai sepatu sepak bola paling mahal di dunia. Sepatu yang diproduksi oleh produsen bernama Warrior ini, memiliki berat sekitar 209 gr. Dimana keunggulan yang paling dibanggakan adalah meningkatkan kemampuan dalam mengontrol bola bagi si pemakai. Di pasaran sepatu sepak bola paling mahal di dunia ini dijual dengan harga mulai dari Rp 6,988,000. Salah satu bintang sepakbola yang mengenakan Warrior Skreamer adalah Mario Balotelli.

Pembagian Tugas Wasit Sepak Bola di Lapangan

Wasit Sepak Bola
Wasit Sepak Bola

Pada umumnya, ada 3 wasit sepak bola yang selalu bertugas di lapangan. Dimana ketiga wasit tersebut dibagi menjadi 1 orang wasit utama dan 2 orang hakim garis. Tugas wasit utama adalah memastikan pertandingan berjalan sesuai dengan koridor peraturan resmi sepak bola yang berlaku. Sementara hakim garis bertugas untuk mengawasi keluarnya bola dari garis lapangan, menentukan posisi offside, dan sebagai penasihat wasit utama jikalau memang diperlukan. Berikut dibawah ini adalah detail tugas wasit sepak bola di lapangan.

Detail pembagian tugas wasit sepak bola di lapangan

Tugas dari Wasit Utama

  • Memastikan pertandingan berjalan sesuai dengan aturan resmi yang berlaku
  • Menjatuhkan sanksi kepada pemain yang mengganggu jalannya pertandingan
  • Menjatuhkan sanksi kepada pemain yang melanggar peraturan
  • Menengahkan perselisihan yang terjadi antara pemain di lapangan
  • Membuat catatan jalannya pertandingan
  • Memastikan bahwa bola yang digunakan memenuhi syarat dan ketentuan yang diberlakukan secara resmi atau tidak

Dalam hal ini, bisa dikatakan kalau wasit sepak bola yang utama punya kekuasaan penuh untuk menentukan hal yang salah dan benar dalam sebuah pertandingan sepak bola. Bahkan berkuasa untuk memberhentikan atau membatalkan pertandingan, jika menemukan aksi-aksi yang tidak sesuai dengan peraturan resmi yang ada.

Tugas dari Hakim Garis

  • Berperan sebagai pembantu wasit utama
  • Mengawasi bola tetap berada didalam garis lapangan, ketika sedang dimainkan
  • Memutuskan regu mana dan kapan regu tersebut bisa melakukan lemparan ke dalam, tendangan bebas, tendangan sudut, tendangan gawang, serta tendangan penalti
  • Membantu wasit utama untuk membuat sebuah keputusan dalam sebuah pertandingan, jika memang diperlukan

Posisi siaga wasit sepak bola dalam sebuah pertandingan

Posisi ketiga wasit pada saat pertandingan dimulai

Wasit utama berdiri di lingkaran tengah lapangan untuk menyaksikan, sekaligus mengawasi kick off awal pertandingan. Selanjutnya, bergerak bolak-balik lapangan sesuai dengan arah bola yang sedang dimainkan para pemain. Sementara hakim garis berdiri di luar garis lapangan, lalu bergerak bolak-balik untuk mengawasi bola dari luar garis lapangan.

Posisi wasit saat tendangan sudut terjadi

Sebelum tendangan sudut hendak dilakukan, wasit berdiri disamping gawang. Tepatnya berada di titik tengah lintasan garis titik sudut dan gawang, selanjutnya meniup pluit tanda tendangan sudut boleh dilakukan. Berada pada spot tersebut bertujuan agar wasit mudah mengawasi segala bentuk pelanggaran yang kemungkinan terjadi saat eksekusi tendangan sudut dan setelahnya.

Posisi wasit saat tendangan gawang terjadi

Saat wasit memutuskan bahwa tendangan gawang harus dilakukan oleh kiper, wasit langsung berlari ke posisi di titik tengah yang ditarik secara diagonal panjang lapangan. Sementara itu, hakim garis 1 berdiri disekitar kotak gawang untuk mengawasi kiper dan hakim garis 2 berdiri 1 baris dengan pemain regu bertahan yang bersiaga di barisan pertahanan paling dekat dengan gawangnya.

Posisi wasit saat tendangan penalti terjadi

Sebelum meniup pluit tanda tendangan penalti boleh dieksekusi, para pemain akan diminta wasit keluar dari area kotak penalti regu bertahan. Terkecuali, kiper regu bertahan dan 1 pemain yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti. Sehingga wasit dapat secara jelas melihat, kalau tendangan penalti hanya betul-betul bersih dan dilakukan oleh 1 orang eksekutor saja. Disisi lain, hakim garis 1 berdiri di dekat gawang untuk mengawasi kiper regu bertahan dan hakim garis 2 berdiri di titik tengah lintasan pemain eksekutor dan kiper regu bertahan.

Peralatan yang dibawa oleh wasit selama mengawasi pertandingan

Pluit

Digunakan wasit untuk memberikan instruksi di lapangan. Seperti misalnya sebagai tanda laga sudah bisa dimulai atau laga sudah berakhir, menghentikan laga karena terjadi pelanggaran, dan lain sebagainya.

Jam tangan

Sebagai alat untuk memantau durasi pertandingan dan durasi istirahat. Selain itu jam tangan biasa dikenakan wasit untuk mencatat di menit ke berapa terjadi gol ataupun pelanggaran. Terkadang, seorang wasit tak elak sering juga mengenakan 2 jam tangan saat bertugas. Dimana, jam yang pertama hanya akan digunakan untuk mengawasi lamanya waktu bertanding. Lalu, 1 lagi digunakan untuk memonitor waktu kalau wasit mendapati aksi pelanggaran di lapangan hijau.

Stopwatch

Sebagai alat untuk memonitor waktu bertanding.

Kartu

Wasit Sepak Bola Menyodorkan Kartu Merah Kepada Pemain yang Melanggar Peraturan
Wasit Sepak Bola Menyodorkan Kartu Merah Kepada Pemain yang Melanggar Peraturan

Ada 2 kartu yang akan dikantongi wasit saat bertugas, yaitu kartu berwarna kuning dan merah. Kartu kuning akan disodorkan wasit kepada pemain yang melakukan pelanggaran yang bersifat ringan, sedangkan kartu merah disodorkan kala wasit melihat aksi pelanggaran berat.

Buku kecil

Digunakan wasit untuk menulis semua kejadian yang harus dicatat selama pertandingan. Semisal pemain yang berhasil menciptakan gol, pergantian pemain, pelanggaran yang terjadi selama pertandingan berjalan, dan masih banyak lagi.

Headset dan microphone

Ketiga wasit mengenakan alat ini untuk bisa saling berkomunikasi satu sama lain, saat bertugas di lapangan untuk mengawasi jalannya pertandingan.

Bendera

Bendera yang dibawa oleh Hakim Garis
Bendera yang dibawa oleh Hakim Garis

Bendera hanya khusus dibawa oleh hakim garis saja. Hakim garis akan mengangkat bendera ini, jika menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh pemain. Terkadang bendera yang digunakan bercorak diamond, kotak-kotak, maupun polos.

Papan Elektronik

Digunakan wasit untuk menandakan pergantian pemain atau penambahan waktu (injury time).

Wasit sepak bola yang bertugas pada umumnya mengacu pada peraturan sepak bola yang diterbitkan oleh FIFA atau yang sering juga dikenal dengan FIFA Laws of The Game.

Baru Gabung Madrid, Theo Hernandez Sudah Dicela

Baru Gabung Madrid, Theo Hernandez Sudah Dicela
Baru Gabung Madrid, Theo Hernandez Sudah Dicela

Setelah resmi meneken kontrak, Real Madrid langsung menggelar konferensi pers untuk memperkenalkan pemain barunya, Theo Hernandez kemarin lusa (Selasa, 11 / 7 / 2017). Sayang, acara perkenalan yang digelar langsung di markas El Real, Santiago Bernabeu berbuah kesan tak sedap dari Hernandez.

Sebelumnya, Hernandez diangkut Madrid dari Atletico Madrid dengan uang mahar senilai 26,000,000 Euro. Tak tanggung-tanggung, bek berdarah Prancis itu langsung diikat kontrak selama 6 tahun.

Pada acara perkenalan yang digelar oleh Madrid tersebut, Hernandez mengenakan seragam resmi Los Blancos berwarna putih bernomor punggung 15. Sebagai upaya untuk menghibur, Hernandez pun mulai memainkan si kulit bundar dan melangsungkan aksi juggling. Malang tak dapat ditolak, juggling yang dipertontonkannya terlihat tidak sempurna. Saat melakukan atraksi timang-timang bola tersebut, dirinya cuma mampu melakukan juggling sebanyak 6 kali. Merasa tambah gerogi, bola pun malah tersepak kakinya dan menjadi terlambung secara liar entah kemana. Ia pun sontak langsung menghadap ke fans dan wartawan yang menontonnya, sambil tersenyum menandakan show telah selesai.

Menyaksikan kegagalan juggling Hernandez, publik pun secara spontan langsung mencela dan mencibirnya di akun Twitter resmi pribadi Hernadez dan klub barunya. Namun begitu, ia pun hanya mengabaikan semua cemoohan itu. Baginya, itu merupakan soal sepele dibanding dengan performa impresif yang harus ditunjukkannya kepada Madrid di musim depan.

“Real Madrid adalah klub terbaik di dunia dan saya senang bisa menjadi bagian didalamnya. Terima kasih atas semua support yang diberikan publik dan fans kepada saya. Klub ini akan menjadikan saya sebagai pemain yang lebih baik lagi kedepannya”, cuit Hernandez menanggapi semua cibiran yang ditujukan kepadanya di Twitter dan terlansir di Football.

Sejatinya bukan Hernandez saja yang merasa gerogi, saat diperkenalkan Madrid di acara perkenalan pemain. Sebelum dirinya, ada juga Danilo yang harus menanggung malu di depan Madridista. Lantaran, juggling yang dipertontonkan juga gagal saat Madrid memperkenalkannya 2 tahun lalu.

The Blues Resmi Tambah Pemain Baru Kedua di Musim Panas Ini

The Blues Resmi Tambah Pemain Baru Kedua di Musim Panas Ini
The Blues Resmi Tambah Pemain Baru Kedua di Musim Panas Ini

Belakangan beredar informasi, kalau Chelsea baru saja resmi menambah pemain baru keduanya di musim panas tahun ini (2017). Pemain tersebut adalah bek yang dulunya membela AS Roma, Antonio Ruediger.

“Dengan ini Chelsea FC mengumumkan kegembiraan kepada para fans. Bahwa kami telah resmi merekrut Antonio Ruediger yang dulu bermain di Roma. Semua proses administrasi terkait transfer Antonio, sudah kami rampungkan”, papar Chelsea lewat laman resmi mereka.

Belum diketahui berapa uang mahar yang digelontorkan The Blues, untuk meminang pesepakbola yang juga bermain di timnas Jerman itu. Namun begitu, Ruediger sendiri acapkali mengatakan kalau Chelsea menebusnya dengan nominal transfer sebesar 34,000,000 Pounds.

Pemain berumur 24 tahun itu sendiri diikat kontrak oleh Si Biru selama 5 tahun. Tepatnya, kontrak kerja Ruediger di Stamford Bridge baru akan tuntas pada tahun 2022.

Disisi lain, Ruediger sendiri mengaku punya kebanggaan sendiri karena dipikat Chelsea.

“Ini merupakan kesempatan emas untuk naik level di karir sepakbola saya. Belum tentu semua pesepakbola mendapat kesempatan yang berharga seperti yang saya dapatkan. Untuk itu, saya tidak akan menyia-nyiakannya dan akan mempersembahkan yang terbaik untuk Chelsea”, aku Ruediger kepada Mirror.

Di Roma sendiri, Ruediger dianggap sebagai bek andalan mereka. Dalam 36 kesempatan bertanding di berbagai ajang bersama Roma, Ruediger pun juga pernah menyumbang gol sekali. Selebihnya, ia dicatat juga melesatkan 4 assist. Saat ia mengawal lini belakang Roma, Roma pun tercatat sebagai klub dengan angka kebobolan terendah nomor 2 di Serie A. Yakni, hanya jebol sebanyak 38 kali. Selain berprestasi impresif di liga domestik Italia, dirinya juga ikut memperkuat timnasnya menjuarai Piala Konfederasi 2017.

“Dari pengalaman bermain di klub sebelumnya, saya rasa Antonio akan cocok bermain dengan pola kami. Yaitu, pola 4 – 4 – 3. Itupun saya lihat Antonio adalah bek yang fleksibel dan tidak susah beradaptasi dengan perubahan pola. Mengingat Antonio Conte bisa mendadak merubah pola, sesuai dengan kebutuhan. Antonio adalah pemain yang saya percaya sudah teruji. Sangat pas buat Chelsea”, terang Michael Emenalo selaku Direktur Teknik Si Biru.

“Dengan datangnya Antonio, pertahanan kami bakal lebih sulit ditembus”, sambung Emenalo.

“Pokoknya, keputusan kami mendatangkan Antonio betul-betul keputusan yang paling tepat”, tuntas mantan bek asal Nigeria itu.

Patahkan Meksiko, Jerman Merayap ke Final

Patahkan Meksiko, Jerman Merayap ke Final
Patahkan Meksiko, Jerman Merayap ke Final

Walaupun rata-rata diisi oleh pemain-pemain berusia muda dan masih miskin pengalaman di kancah sepakbola internasional, timnas Jerman toh berhasil maju ke partai final Piala Konfederasi 2017. Melihat itu, sang pelatih Tim Panser sangat bangga dengan perfoma anak-anak didiknya.

Dini hari WIB barusan (Jumat, 30 / 6 / 2017), Jerman berhak melaju ke babak berikutnya, setelah membekuk timnas Meksiko 4 – 1 di Fisht Olympic Stadium.

Saat wasit meniup pluit tanda laga dimulai, Jerman sudah bermain dengan sangat agresif. Alhasil, gol langsung terjadi pada menit ke 6 dan 2 menit setelahnya. Adalah Leon Goretzka yang memotori kedua gol tersebut. Adapun Jerman sukses mempertahankan kedudukan 2 – 0 hingga babak pertama kelar.

Berlanjut ke permainan setelah sesi turun minum, Jerman tampil semakin menjadi-jadi. Sontak, pada menit ke 59 Timo Werner membolongi gawang Meksiko dan kedudukan Jerman bertambah jadi 3 – 0.

Pada menit ke 89, Meksiko coba melakukan balasan. Giliran Marco Febian yang mencetak angka di papan skor. Namun, apa daya kedudukan 1 – 3 tersebut semakin diperlebar oleh Jerman di menit ke 91 lewat tendangan Amin Younes. Malang tak dapat ditolak lantaran waktu bertanding hampir habis, Meksiko tak punya kelebihan waktu lagi untuk mencari angka. Pertandingan babak semi final Piala Konfederasi 2017 itu pun berakhir dengan kemenangan timnas Jerman atas timnas Meksiko 4 – 1.

Dari catatan pertandingan yang dilakukan oleh ESPN, Jerman memiliki angka penguasaan bola sebesar 39 persen, melesatkan 12 shot yang 7 diantaranya on target. Sementara itu, Meksiko hanya tampil agresif pasca tertinggal 0 -3 dari Jerman. Mereka cuma berhasil melepaskan attempt sebanyak 26 kali dan cuma 8 shot yang tertarget.

Dengan catatan dari ESPN tersebut, senyum Loew pun semakin sumingrah. Mengukuhkan alasan Loew untuk bangga pada timnas yang dibesutnya, walau sempat dicibir bakal tampil bak peyek. Pasalnya Die Mannschaft yang diarsiteki Loew, harus tampil tanpa para pemain seniornya di Piala Konfederasi di Rusia tahun ini. Seperti halnya sosok Toni Kroos, Manuel Neuer, Mesut Oezil, Sami Khedira, Mats Hummels, dan Thomas Mueller. Kendati begitu, Loew berhasil membalikkan cibiran tersebut dengan berhasil masuk ke babak final dengan mulus.

“Sudah saya katakan dari awal. Saya yakin dan percaya penuh dengan anak-anak didik saya. Saya tidak memperdulikan omongan miring orang-orang”, tegas Loew saat disambangi Soccerway.

“Tampil tanpa pemain senior dan memainkan pemain yang cuma punya pengalaman sedikit di level intrenasional, memang bukanlah sebuah hal yang mudah. Tapi saya sangat yakin 100 persen, kalau pemain-pemain muda kami pun punya semangat yang luar biasa. Mereka sangat disiplin dan cerdas”, imbuhnya.

“Kami solid untuk mendukung satu sama lain. Berikutnya, kami hanya tinggal menyelesaikan tugas terakhir kami di babak final melawan Chile”, tuntas Loew.

Disisi lain, Chile berhak masuk ke partai final usai membekuk Portugal lewat adu tos-tosan.

Silva Mau Main Terus? Masih Kuat Ga?

Silva Mau Main Terus? Masih Kuat Ga?
Silva Mau Main Terus? Masih Kuat Ga?

Sebagai atlit, David Silva memang sudah memasuki usia senior. Namun begitu, gelandang berumur 31 tahun itu berkomitmen untuk tetap main dan membela klubnya, Manchester City asalkan fisiknya masih kuat.

Sebelumnya, Silva diangkut The Citizen 7 tahun lalu (2017) dari Valencia. Keputusan City membeli Silva pun sama sekali tidak salah, lantaran prestasi Silva terus melonjak sejak berjersey City.

Banyak titel berhasil disabet City saat Silva ikut turun tangan membelanya. Diantaranya adalah 2 kali juara Liga Premier, 1 kali juara Piala FA, dan 2 kali juara Liga Inggris. Selama merumput 296 kali bersama City di semua ajang, Silva sudah mempersembahkan 51 gol buat klubnya.

Disaat memasuki usia uzur sebagai atlit, rasa cinta Silva kepada klubnya pun tak surut. Penggawa timnas Spanyol itu justru malah berharap kalau durasi kontraknya masih bisa diperpanjang, usai kontraknya yang sekarang hingga tahun 2019 berakhir.

Tapi disisi lain, ia juga sadar kalau fisik dan umur tidak bakal berbohong. Dimana, kompetisi Liga Premier memiliki persaingan yang sangat ketat. Pesepakbola yang loyo bak ayam sayur tidak bakal bertahan dan akan tergilas dengan sendirinya. Silva sendiri bisa dibilang awet bertahan di Liga Premier, karena ia sangat menjaga kondisi fisiknya. Ia termasuk pemain yang bisa dibilang hampir tidak pernah didera cidera parah saat bersama City.

Berdasarkan catatan yang dimiliki Transfermarket, Silva cuma pernah vakum selama 45 hari pada musim lalu. Saat itu, ia mendapat cidera ankle yang sangat parah.

“Kalau dibilang saya adalah pemain yang selalu siap siaga untuk City, ya saya tegaskan itu sangat benar. Saya sangat mencintai klub saya. Saya betul-betul kerasan dan mau bisa bermain selama mungkin disini”, ujar Silva saat disambangi wartawan.

“Cuma ya saya sadar. Masa atlit itu ada batasnya. Kalau saya sudah merasa tidak kuat, itu berarti saatnya saya harus gantung sepatu. Namun kalau saya masih merasa kuat, saya akan terus main disini (City)”, lanjutnya lagi.

“Liga Premier adalah kompetisi yang benar-benar berbeda dari kompetisi lainnya. Tidak seperti saat saya bermain di La Liga, Liga Premier menuntut fisik yang sangat prima”, tuntas Silva.

Garuda Muda U-16 Biar Jadi Jawara di Vietnam, Tak Boleh Sombong

Garuda Muda U-16 Biar Jadi Jawara di Vietnam, Tak Boleh Sombong
Garuda Muda U-16 Biar Jadi Jawara di Vietnam, Tak Boleh Sombong

Walau sukses menjuarai event Tien Phong Plastic Cup 2017 Vietnam, tim nasional (timnas) Indonesia U – 16 disarankan untuk tidak sombong dan cepat puas diri. Ini lantaran masih banyak yang harus mereka kerjakan setelah event tersebut.

Usai mengkoleksi 7 poin dari 3 laga, tim besutan Fachri Husaini itu akhirnya berhasil menggasak piala di Vietnam. Terakhir, mereka mempecundangi Taiwan habis-habisan. Tak tanggung-tanggung, skor kemenangan 11 – 0 berhasil mereka ciptakan.

Sebelumnya mereka juga menghajar Myanmar dengan skor 4 – 1, walau sempat dihadapkan dengan tim tuan rumah yang tangguh dan cuma mampu bermain imbang 1 – 1. Alhasil, Vietnam harus mengikhlaskan titel kepada Indonesia dengan duduk di peringkat 2 dengan saldo 5 poin.

Selain berhasil memenangkan turnamen, Garuda Muda U – 16 juga dinobatkan sebagai tim fair play. Gelar ‘the best player’ dan ‘top skorer’ juga dua-duanya digondol oleh pemain dari Indonesia. Yakni, Hamsa Lestaluhu sebagai pemain terbaik dan Rendy Juliansyah sebagai pencetak angka terbanyak. Dimana selama merumput di Vietnam, Rendy berhasil membobol gawang lawan sebanyak 7 kali.

“Syukur Alhamdulillah, kami berhasil menjuarai Turnamen Vietnam. Ini semua karena kerjasama tim yang baik. Baik itu dari pemain, tim pelatih, dan juga tim ofisial. Semua berjalan sesuai dengan rencana yang sudah disusun dengan matang”, ujar Fachri dengan bangga.

“Bukan cuma jadi juara. Gelar fair Play Award, pencetak angka terbanyak dan pemain terbaik juga jatuh ke tangan kami. Namun begitu, saya ingin menghimbau kepada tim agar tidak juga jadi terlena. Jangan sombong dan tetap mempertahankan kerja bagus ini. Malah harus bisa lebih meningkat levelnya. Ingat lho, habis ini harus sudah siap-siap tanding lagi di Piala AFF dan Piala Asia. Banyak yang harus kita kerjakan”, tambah pelatih asli Lhokseumawe itu.

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah mendukung dan menyemangati kami. Terima kasih juga kepada tim dan pihak-pihak yang sudah mendukung kami. Kami telah melakukan yang terbaik dan Alhamdulillah berhasil”.

“Pengalaman berharga di Vietnam kemarin akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk bisa melakukan pembenahan dan tampil lebih baik lagi kedepannya”, tuntasnya menyudahi wawancara dengan wartawan

Kedepan, Fachri harus kembali mempersiapkan anak didiknyua untuk tampil di Piala AFF U – 15 2017 pada bulan Juli 2017 dan Kualifikasi Piala Asia U -16 2018 pada bulan September 2017.

Mitra Kukar Sukses Banting Persegres 3 – 1

Mitra Kukar Sukses Banting Persegres 3 - 1
Mitra Kukar Sukses Banting Persegres 3 – 1

Pada laga lanjutan pekan ke 11 Liga 1 Gojek Traveloka yang digelar di Stadion Aji Imbut Tenggarong kemarin (Kamis, 15 / 6 / 2017), Mitra Kukar sukses membanting Persegres Gresik United 3 – 1.

Sedari awal, Naga Mekes memang sudah tampil gemes. Baru berlaga selama 10 menit, gol langsung tercipta lewat sepakan Bayu Pradana. Sontak, klub asuhan Jafri Sastra itu memimpin pertandingan dengan kedudukan sementara 1 – 0.

5 menit kemudian, Mitra Kukar lagi-lagi membuat kehebohan baru. Mohamed Sissoko, salah satu marque player klub melesakkan si kulit bundar lagi ke gawang Gresik. Alhasil, skor pun bertambah menjadi 2 – 0. Hingga ronde pertama, Mitra Kukar berhasil mempertahankan keunggulan tersebut.

Usai sesi turun minum, Gresik coba melakukan balasan. Upaya mereka berhasil, saat laga berjalan pada menit ke 52. Patrick Daniel da Silva membolongi gawang yang dikawal oleh Joko Ribowo, sekaligus memperkecil ketertinggalan klubnya menjadi 1 – 2.

Tak terima gawangnya dijebol, Mitra Kukar pun ngamuk. Mereka kembali bikin gol di menit ke 83. Penyerang asal Brazil mereka dengan jeli memanfaatkan momen, kala bola sedang rebound di bibir gawang Gresik. Skor pun bertambah menjadi 3 – 1 untuk Mitra Kukar.

Selanjutnya, tidak ada lagi perubahan angka pada papan skor. Laga pun berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah atas Persegres Gresik 3 – 1.

Dengan kemenangan laga kandang kemarin, Mitra Kukar berhasil memperbaiki rankingnya ke urutan 4 dengan mengantongi 18 poin. Sementara itu, Gresik masih harus stag di ranking 17 dengan mengantongi 5 poin.