Penampilan Perdana Piala AFF U-18 2017, Jadi Ajang Pembuktian Skill Egy Maulana

Penampilan Perdana Piala AFF U-18 2017, Jadi Ajang Pembuktian Skill Egy Maulana
Penampilan Perdana Piala AFF U-18 2017, Jadi Ajang Pembuktian Skill Egy Maulana

Piala AFF U-18 2017 – Nampaknya laga perdana Piala AFF U-18 2017 di Myanmar nanti, bakal jadi ajang pembuktian dari skill Egy Maulana. Sosok Egy Maulana memang sedang santer digadang-gadang menjadi pemain top timnas masa depan, usai mendapat pujian dari David Gallego, pelatih dari Espanyol B.

Gallego melontarkan pujiannya dengan cuma-cuma kepada Egy, kala gawang squadnya digedor sebanyak 2 kali saat melakoni laga uji coba bersama timnas Indonesia.

“Saya betul-betul takjub dengan penampilan pemain dengan nomor punggung 10 (Egy) itu. Suatu saat ia akan menjadi seorang striker top di masa depan”, kata Gallego saat ditemui wartawan kala itu.

Malahan, Gallego pun tak tanggung-tanggung mengatakan kalau gaya bermain Egy sangat mirip dengan mega bintang Barcelona FC, Lionel Messi.

Kini, tugas Egy adalah membuktikan pernyataan tersebut saat berhadapan dengan timnas tuan rumah malam nanti (Selasa, 5 / 9 / 2017) waktu setempat di laga pembuka Piala AFF U-18 2017.

Pada mulanya, Egy Maulana memulai pendidikan sepakbolanya di sekolah sepakbola Ragunan, Jakarta Selatan. Hingga akhirnya ia diangkut oleh Persab Brebes untuk bermain secara pro di Liga 2. Talentanya itu memang sudah terlihat saat tampil bersama Persab di kompetisi Piala Soeratin 2016.

Performa okenya di Persab pun juga mencuri hati pelatih timnas Garuda Muda, Indra Sjafri. Sampai-sampaim Indra pun mengajaknya bergabung di timnas Indonesia U-19. Bersama Tim Merah Putih, Egy berhasil membukukan prestasi yang impresif. Ia dianugerahi award Jouer Revelation Trophee, setelah menuntaskan turnamen Toulon 2017 di Prancis bersama timnas. Sekedar informasi, award tersebut adalah penghargaan yang juga pernah diberikan kepada 2 legenda sepakbola dunia. Yakni, Cristiano Ronaldo dab juga Zinedine Zidane.

Garuda Muda U-16 Biar Jadi Jawara di Vietnam, Tak Boleh Sombong

Garuda Muda U-16 Biar Jadi Jawara di Vietnam, Tak Boleh Sombong
Garuda Muda U-16 Biar Jadi Jawara di Vietnam, Tak Boleh Sombong

Walau sukses menjuarai event Tien Phong Plastic Cup 2017 Vietnam, tim nasional (timnas) Indonesia U – 16 disarankan untuk tidak sombong dan cepat puas diri. Ini lantaran masih banyak yang harus mereka kerjakan setelah event tersebut.

Usai mengkoleksi 7 poin dari 3 laga, tim besutan Fachri Husaini itu akhirnya berhasil menggasak piala di Vietnam. Terakhir, mereka mempecundangi Taiwan habis-habisan. Tak tanggung-tanggung, skor kemenangan 11 – 0 berhasil mereka ciptakan.

Sebelumnya mereka juga menghajar Myanmar dengan skor 4 – 1, walau sempat dihadapkan dengan tim tuan rumah yang tangguh dan cuma mampu bermain imbang 1 – 1. Alhasil, Vietnam harus mengikhlaskan titel kepada Indonesia dengan duduk di peringkat 2 dengan saldo 5 poin.

Selain berhasil memenangkan turnamen, Garuda Muda U – 16 juga dinobatkan sebagai tim fair play. Gelar ‘the best player’ dan ‘top skorer’ juga dua-duanya digondol oleh pemain dari Indonesia. Yakni, Hamsa Lestaluhu sebagai pemain terbaik dan Rendy Juliansyah sebagai pencetak angka terbanyak. Dimana selama merumput di Vietnam, Rendy berhasil membobol gawang lawan sebanyak 7 kali.

“Syukur Alhamdulillah, kami berhasil menjuarai Turnamen Vietnam. Ini semua karena kerjasama tim yang baik. Baik itu dari pemain, tim pelatih, dan juga tim ofisial. Semua berjalan sesuai dengan rencana yang sudah disusun dengan matang”, ujar Fachri dengan bangga.

“Bukan cuma jadi juara. Gelar fair Play Award, pencetak angka terbanyak dan pemain terbaik juga jatuh ke tangan kami. Namun begitu, saya ingin menghimbau kepada tim agar tidak juga jadi terlena. Jangan sombong dan tetap mempertahankan kerja bagus ini. Malah harus bisa lebih meningkat levelnya. Ingat lho, habis ini harus sudah siap-siap tanding lagi di Piala AFF dan Piala Asia. Banyak yang harus kita kerjakan”, tambah pelatih asli Lhokseumawe itu.

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah mendukung dan menyemangati kami. Terima kasih juga kepada tim dan pihak-pihak yang sudah mendukung kami. Kami telah melakukan yang terbaik dan Alhamdulillah berhasil”.

“Pengalaman berharga di Vietnam kemarin akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk bisa melakukan pembenahan dan tampil lebih baik lagi kedepannya”, tuntasnya menyudahi wawancara dengan wartawan

Kedepan, Fachri harus kembali mempersiapkan anak didiknyua untuk tampil di Piala AFF U – 15 2017 pada bulan Juli 2017 dan Kualifikasi Piala Asia U -16 2018 pada bulan September 2017.

Mitra Kukar Sukses Banting Persegres 3 – 1

Mitra Kukar Sukses Banting Persegres 3 - 1
Mitra Kukar Sukses Banting Persegres 3 – 1

Pada laga lanjutan pekan ke 11 Liga 1 Gojek Traveloka yang digelar di Stadion Aji Imbut Tenggarong kemarin (Kamis, 15 / 6 / 2017), Mitra Kukar sukses membanting Persegres Gresik United 3 – 1.

Sedari awal, Naga Mekes memang sudah tampil gemes. Baru berlaga selama 10 menit, gol langsung tercipta lewat sepakan Bayu Pradana. Sontak, klub asuhan Jafri Sastra itu memimpin pertandingan dengan kedudukan sementara 1 – 0.

5 menit kemudian, Mitra Kukar lagi-lagi membuat kehebohan baru. Mohamed Sissoko, salah satu marque player klub melesakkan si kulit bundar lagi ke gawang Gresik. Alhasil, skor pun bertambah menjadi 2 – 0. Hingga ronde pertama, Mitra Kukar berhasil mempertahankan keunggulan tersebut.

Usai sesi turun minum, Gresik coba melakukan balasan. Upaya mereka berhasil, saat laga berjalan pada menit ke 52. Patrick Daniel da Silva membolongi gawang yang dikawal oleh Joko Ribowo, sekaligus memperkecil ketertinggalan klubnya menjadi 1 – 2.

Tak terima gawangnya dijebol, Mitra Kukar pun ngamuk. Mereka kembali bikin gol di menit ke 83. Penyerang asal Brazil mereka dengan jeli memanfaatkan momen, kala bola sedang rebound di bibir gawang Gresik. Skor pun bertambah menjadi 3 – 1 untuk Mitra Kukar.

Selanjutnya, tidak ada lagi perubahan angka pada papan skor. Laga pun berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah atas Persegres Gresik 3 – 1.

Dengan kemenangan laga kandang kemarin, Mitra Kukar berhasil memperbaiki rankingnya ke urutan 4 dengan mengantongi 18 poin. Sementara itu, Gresik masih harus stag di ranking 17 dengan mengantongi 5 poin.