Pembagian Tugas Wasit Sepak Bola di Lapangan

Wasit Sepak Bola
Wasit Sepak Bola

Pada umumnya, ada 3 wasit sepak bola yang selalu bertugas di lapangan. Dimana ketiga wasit tersebut dibagi menjadi 1 orang wasit utama dan 2 orang hakim garis. Tugas wasit utama adalah memastikan pertandingan berjalan sesuai dengan koridor peraturan resmi sepak bola yang berlaku. Sementara hakim garis bertugas untuk mengawasi keluarnya bola dari garis lapangan, menentukan posisi offside, dan sebagai penasihat wasit utama jikalau memang diperlukan. Berikut dibawah ini adalah detail tugas wasit sepak bola di lapangan.

Detail pembagian tugas wasit sepak bola di lapangan

Tugas dari Wasit Utama

  • Memastikan pertandingan berjalan sesuai dengan aturan resmi yang berlaku
  • Menjatuhkan sanksi kepada pemain yang mengganggu jalannya pertandingan
  • Menjatuhkan sanksi kepada pemain yang melanggar peraturan
  • Menengahkan perselisihan yang terjadi antara pemain di lapangan
  • Membuat catatan jalannya pertandingan
  • Memastikan bahwa bola yang digunakan memenuhi syarat dan ketentuan yang diberlakukan secara resmi atau tidak

Dalam hal ini, bisa dikatakan kalau wasit sepak bola yang utama punya kekuasaan penuh untuk menentukan hal yang salah dan benar dalam sebuah pertandingan sepak bola. Bahkan berkuasa untuk memberhentikan atau membatalkan pertandingan, jika menemukan aksi-aksi yang tidak sesuai dengan peraturan resmi yang ada.

Tugas dari Hakim Garis

  • Berperan sebagai pembantu wasit utama
  • Mengawasi bola tetap berada didalam garis lapangan, ketika sedang dimainkan
  • Memutuskan regu mana dan kapan regu tersebut bisa melakukan lemparan ke dalam, tendangan bebas, tendangan sudut, tendangan gawang, serta tendangan penalti
  • Membantu wasit utama untuk membuat sebuah keputusan dalam sebuah pertandingan, jika memang diperlukan

Posisi siaga wasit sepak bola dalam sebuah pertandingan

Posisi ketiga wasit pada saat pertandingan dimulai

Wasit utama berdiri di lingkaran tengah lapangan untuk menyaksikan, sekaligus mengawasi kick off awal pertandingan. Selanjutnya, bergerak bolak-balik lapangan sesuai dengan arah bola yang sedang dimainkan para pemain. Sementara hakim garis berdiri di luar garis lapangan, lalu bergerak bolak-balik untuk mengawasi bola dari luar garis lapangan.

Posisi wasit saat tendangan sudut terjadi

Sebelum tendangan sudut hendak dilakukan, wasit berdiri disamping gawang. Tepatnya berada di titik tengah lintasan garis titik sudut dan gawang, selanjutnya meniup pluit tanda tendangan sudut boleh dilakukan. Berada pada spot tersebut bertujuan agar wasit mudah mengawasi segala bentuk pelanggaran yang kemungkinan terjadi saat eksekusi tendangan sudut dan setelahnya.

Posisi wasit saat tendangan gawang terjadi

Saat wasit memutuskan bahwa tendangan gawang harus dilakukan oleh kiper, wasit langsung berlari ke posisi di titik tengah yang ditarik secara diagonal panjang lapangan. Sementara itu, hakim garis 1 berdiri disekitar kotak gawang untuk mengawasi kiper dan hakim garis 2 berdiri 1 baris dengan pemain regu bertahan yang bersiaga di barisan pertahanan paling dekat dengan gawangnya.

Posisi wasit saat tendangan penalti terjadi

Sebelum meniup pluit tanda tendangan penalti boleh dieksekusi, para pemain akan diminta wasit keluar dari area kotak penalti regu bertahan. Terkecuali, kiper regu bertahan dan 1 pemain yang ditunjuk sebagai eksekutor penalti. Sehingga wasit dapat secara jelas melihat, kalau tendangan penalti hanya betul-betul bersih dan dilakukan oleh 1 orang eksekutor saja. Disisi lain, hakim garis 1 berdiri di dekat gawang untuk mengawasi kiper regu bertahan dan hakim garis 2 berdiri di titik tengah lintasan pemain eksekutor dan kiper regu bertahan.

Peralatan yang dibawa oleh wasit selama mengawasi pertandingan

Pluit

Digunakan wasit untuk memberikan instruksi di lapangan. Seperti misalnya sebagai tanda laga sudah bisa dimulai atau laga sudah berakhir, menghentikan laga karena terjadi pelanggaran, dan lain sebagainya.

Jam tangan

Sebagai alat untuk memantau durasi pertandingan dan durasi istirahat. Selain itu jam tangan biasa dikenakan wasit untuk mencatat di menit ke berapa terjadi gol ataupun pelanggaran. Terkadang, seorang wasit tak elak sering juga mengenakan 2 jam tangan saat bertugas. Dimana, jam yang pertama hanya akan digunakan untuk mengawasi lamanya waktu bertanding. Lalu, 1 lagi digunakan untuk memonitor waktu kalau wasit mendapati aksi pelanggaran di lapangan hijau.

Stopwatch

Sebagai alat untuk memonitor waktu bertanding.

Kartu

Wasit Sepak Bola Menyodorkan Kartu Merah Kepada Pemain yang Melanggar Peraturan
Wasit Sepak Bola Menyodorkan Kartu Merah Kepada Pemain yang Melanggar Peraturan

Ada 2 kartu yang akan dikantongi wasit saat bertugas, yaitu kartu berwarna kuning dan merah. Kartu kuning akan disodorkan wasit kepada pemain yang melakukan pelanggaran yang bersifat ringan, sedangkan kartu merah disodorkan kala wasit melihat aksi pelanggaran berat.

Buku kecil

Digunakan wasit untuk menulis semua kejadian yang harus dicatat selama pertandingan. Semisal pemain yang berhasil menciptakan gol, pergantian pemain, pelanggaran yang terjadi selama pertandingan berjalan, dan masih banyak lagi.

Headset dan microphone

Ketiga wasit mengenakan alat ini untuk bisa saling berkomunikasi satu sama lain, saat bertugas di lapangan untuk mengawasi jalannya pertandingan.

Bendera

Bendera yang dibawa oleh Hakim Garis
Bendera yang dibawa oleh Hakim Garis

Bendera hanya khusus dibawa oleh hakim garis saja. Hakim garis akan mengangkat bendera ini, jika menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh pemain. Terkadang bendera yang digunakan bercorak diamond, kotak-kotak, maupun polos.

Papan Elektronik

Digunakan wasit untuk menandakan pergantian pemain atau penambahan waktu (injury time).

Wasit sepak bola yang bertugas pada umumnya mengacu pada peraturan sepak bola yang diterbitkan oleh FIFA atau yang sering juga dikenal dengan FIFA Laws of The Game.